Pages

Sabtu, 29 Oktober 2011

when we started, should we end up all things ?

terkadang untuk mengetahui hal yang disembunyikan oleh oranglain, kita harus cari tau sendiri. dan gue udah melakukan itu. yap semuanya udah kebongkar. gue gatau harus sedih atau seneng atau labil. saat proses mencari tau sendiri, gue lebih mirip conan versi manusia berpentium minimal. serius.

Tentang Waktu, Tentang Perasaan

cirebon, 29 Oktober 2011


ini mengenai tentang waktu dan perasaan. terkadang mungkin waktu akan menenggelamkan perasaan yang terabaikan. terkadang mungkin waktu akan menjawab semua pertanyaan dari seorang yang memiliki perasaan terabaikan. dan sialnya, terkadang kita hanya perlu berpikir dan coba menelaah semuanya untuk menjawab semua pertanyaan tersebut. entah jawabannya nanti akan menyenangkan atau malah bahkan menyedihkan. 
perasaan dan waktu, ini lah yang mungkin sedang sama persis gue rasain. waktu merupakan bom yang siap kapan saja menenggelamkan perasaan gue. waktu juga merupakan kutukan buat gue. gue masih ga ngerti sama hal yang satu ini. 


entah sampai kapan perasaan ini akan bertahan dan akhirnya menang melawan waktu walaupun terkadang terasa tersakiti karena terabaikan. sekali lagi, gue nulis ini bukan karena lo atau siapapun, ini cuma inisiatif gue.


waktu yang terkadang merubah keadaan. waktu yang terkadang merubah keyakinan seseorang. waktu yang terkadang merubah sikap seseorang. dan waktu yang terkadang merubah perasaan. perasaan? iya perasaan. betapa dahsyatnya waktu itu ya bisa merubah pribadi dan perasaan seseorang. sekali lagi, ini gada kaitannya sama lo. ini cuma pemikiran yang adaa di otak gue yang berpentium minim menengah atas. 
proses perasaan ini butuh waktu, dan waktu yang memprosesnya. jadi kesimpulannya, waktu lah yang terkadang menguasai segala perasaan. oke, ini sedikit absurd. abaikan.


butuh waktu lama, butuh waktu yang tidak singkat. entah apa rasanya sekarang, yang pasti gue rasain adalah hambar tapi jujur gue butuh perasaan itu sedikit untuk sekedar jadi parfum gue. gue gamau jadi orang yang terlalu hambar walaupun terkadang membahagiakan. kesimpulan bacaan ini adalah gue butuh perasaan itu dan butuh sedikit saja rasa hambar. 
sekian.