Pages

Rabu, 06 Juni 2012

Keluh Kesah Saya

Saya terkadang merasa sendirian, merasa seluruh dunia membenci saya dan akhirnya sibuk dengan hidup mereka masing-masing. Entahlah. Mungkin saya terlalu manja. Saya hanya butuh seseorang yang mau mendengarkan, orang yang bisa buat saya tersenyum.
A true friend. Iya. Tapi kini ngga ada. Saya merasa butiran debu. Saya nggak berguna. Semua cinta, persahabatan, keluarga, kebahagiaan seakan membenci saya habis-habisan. Mungkin saya memang anak yang manja. Entahlah.

Saya hanya bisa menerka-nerka kehidupan saya dimasa depan seperti apa dengan kehidupan saya sekarang. Saya rasa hanya awan kelabu yang ada. Tidak ada cahaya. Tidak ada penerang. Untuk masa depan saya, saya menyerah.



Saya bukanlah wanita cantik yang memiliki kulit putih bersih mulus, berambut ikal yang panjang, bermata indah. Ahhh.. Saya bukan wanita seperti itu.
Saya ya saya. Saya biasa saja. Saya tidak cantik. Saya berkulit kuning kecokelatan, berambut lurus pirang, dan nggak punya mata yang indah. Iya, saya ngga cantik. Apa yang bisa diharapkan dari seorang saya yang seperti ini? Saya tidak bisa apa-apa.

Saya bukan gadis pemikir yang cerdas nan pintar dan selalu juara kelas. Saya hanya gadis biasa, dengan pemikiran biasa dan masih ingin terus belajar. Iya, saya memang bodoh.

Yang saya inginkan hanya kehidupan normal seperti gadis-gadis lain seusia saya. Mereka senang pergi ke mall mewah bersama sahabat-sahabatnya, rekreasi bersama keluarga besar yang rukun dan tentram, saling berbagi rasa dengan kekasih, mendapat pendidikan yang layak, dan dunia baru yang indah. Iya, saya ingin hidup saya sesempurna teman-teman saya.

"mau kuliah dimana setelah lulus SMA?" seseorang bertanya.
"ngga tau, Mbak. Aku belum kepikiran, hhehe" jawabku cengengesan nggak jelas.

Sudah sejak kelas 2 SMA saya kepikiran mau kuliah dimana dan jurusan apa. Iya saya sudah berpikir hal itu dari jauh-jauh hari. Saya berbohong jika saya bilang masih bingung mau kuliah dimana. Saya hanya menutupi bahwa kenyataannya saya nggak bisa seperti mereka. Saya pembohong.
Saya nggak tau arah hidup saya kemana setelah lulus SMA tahun depan.

Saya merasa hidup saya kosong tanpa teman, keluarga dan cinta. Iya. Ah sudahlah, tidak akan ada habisnya jika aku mengeluh. Hidup ini memang keras.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar