Pages

Selasa, 25 Desember 2012

Perpisahan di Musim Dingin



Aku terdiam. Berdiri di tepi sungai Thames disenja hari. Butiran-butiran putih mulai turun dari langit dan mendarat diantara rambut pirangku dan mendarat disana. "It's winter time" kataku kecil. Aku menghela napas dan berbalik badan, memandang setiap pertokoan didepan mata. Aku berjalan perlahan menuju bangunan-bangunan khas british itu. Ku lihat sesosok pria british duduk sendiri di sebuah kafe. Hanya ada secangkir kopi hangat dimejanya, dan sebuah koran. Sementara dia hanya sibuk memainkan ponselnya.
Aku mengenalnya. James, lelaki yang duduk di kafe itu. Perlahan dan hati-hati, ku berjalan kearahnya menuju kafe itu. Aura kehangatan langsung terasa tatkala lonceng di kafe itu berbunyi saat aku membuka pintunya. Jantungku berdegup kencang, aliran darahku terasa terhenti tersumbat dalam jantungku. Aku bisa merasakan wajahku kini tidak sepucat diluar karena suhu rendah. Aku duduk dihadapan James.

Minggu, 16 Desember 2012

Aku Mengingatmu.

Malam ini dingin. Tuhan menurunkan air dari langit, membuat seluruh semesta hanyut didekap dinginnya malam. Dingin ini senantiasa menyapa dan pikiranku berjalan-jalan mencari-cari rekaman tentang dirimu. Rekaman usang. Rekaman yang hampir rusak tetapi masih bisa terawat. Disana banyak kenangan. Rekaman singkat yang memiliki sejuta kenangan. Tentang kebahagiaan, tentang konflik yang tidak kunjung padam, dan tentang kehilangan. Iya, aku kehilanganmu.

Samsung Galaxy Chat GT-B5330

Assalamu'alaikum!
Kangen rasanya nulis lagi deh serius. Nulis di blog terutama. Kalo nulis di notebook udah lumayan intens, soalnya gue lagi ngerjain satu naskah novel. Iya, gue bakal kelarin tuh naskah, selambat-lambatnya akhir tahun depan! Untuk kelarin naskah dalam akhir-akhir ini kayaknya nggak bisa, soalnya ya gitu lah sibuk sama sekolah. Ujian Nasional 2013 didepan mata gue. Otomatis kalo udah keadaannya gini bakal ngga keurus deh mungkin naskahnya.