Pages

Kamis, 22 Agustus 2013

Saya Menyukai Dirinya Saat Bersama Saya

Saya suka dirinya yang bersama saya. Hanya bersama saya.

Kita bisa saling bercanda, makan ice cream bersama, menikmati petang yang kian detik kian menjelma menjadi langit gelap yang bernama malam.
Aku rindu aroma khas tubuhnya. Aroma yang tidak lekang oleh waktu, aroma yang hingga saat ini masih mengingatkanku saat-saat bersama dengannya; disampingnya, disisinya, didekatnya. 

Hey, saya rindu pada setiap perjumpaan manis kita. Saya suka kau saat bersama saya, hanya bersama saya. 

Jumat, 16 Agustus 2013

Our Months and Now

Bulan Lalu...
Saya dan pria itu masih duduk dibangku yang sama sambil sama-sama merasakan dinginnya hujan malam itu ditemani obrolan hangat. Hidungku masih bisa dengan cepat menangkap aroma tubuhnya yang khas. Pria bermata kecil dan bening tsb menatapku teduh. Sesekali memamerkan senyum manisnya.


Dua Bulan Lalu...
Rasanya setan sedang menaunginya bulan itu. Pria itu tidak terlihat dipandangan. Sama sekali tidak terlihat. Jauh saya berharap, ia tahu akan sesuatu tentang bulan itu yang semuanya tentangku.


Tiga Bulan Lalu...
Rasanya seperti mimpi. Senyumnya amat memabukan dan matanya yang kecil lagi bening menatapku hangat. Sesekali hidungku dapat mencium aroma tubuhnya yang khas. 

Rabu, 14 Agustus 2013

Beberapa Bulan Lagi

Entah semacam ilusi atau ambisi, aku berharap suatu saat kita bertemu ditempat dan waktu yang berbeda.
Dimana semuanya sudah berbeda. Mungkin kau akan terlihat lebih rapih dengan kacamata yang membingkai matamu, dan sedikit perbaikan rambutmu agar terlihat rapih. Mungkin aku akan terlihat berbeda, dengan rok atau long dress yang kukenakan ditambah kerudung yang menutup kepala dan sebuah tas tangan dalam genggaman, mungkin aku akan terlihat lebih rapih dan feminim dibanding aku yang dulu.
Mungkin kita bisa kembali duduk di satu bangku taman bersama lagi seperti yang biasa kita lakukan.
Mungkin kita bisa menyanyikan beberapa lagu kesukaanmu di iringi petikan gitar yang khas olehmu.
Mungkin kita bisa bermain di bawah langit gelap lagi hingga turun hujan. Hingga ribuan tetesan air membasahi kerudungku.
Mungkin kau bisa membuatkanku sketsa wajahku. Dan aku akan membuatkanmu puisi terbaikku. Kita akan bertukar. Dan berakhir dengan lagu-lagu yang kau nyanyikan dan yang ku dengarkan.


***


Sebuah ambisi? Entahlah. Namun yang bisa ku pastikan, kita akan menjalani hari-hari di kota yang sama namun ditempat yang berbeda. Beberapa bulan lagi. Mungkin satu atau dua bulan lagi. Sooner or later we'll in the same way.
Kau dengan duniamu. Aku dengan duniaku. Jika kita terlampau berbeda, mungkin hanya Tuhan yang bisa dekatkan kita (lagi) dengan berbagai perubahan dan perbedaan kita.
Who knows?

Rabu, 07 Agustus 2013

Saya, Ramadhan, dan Idul Fitri

Bismillah. Salam.

Alhamdulillah, malam ini malam Idul Fitri. Dapat terdengar dengan jelas gema takbir berkumandang dari mesjid yang jaraknya tidak begitu jauh dari rumah. Puluhan pesan singkat di ponsel mulai berdatangan bertubi-tubi, serta pesan di media sosial lainnya; mengucapkan selamat hari raya dan mohon maaf lahir batin. Alhamdulillah. Silaturahmi kami dipermudah.


Minggu, 04 Agustus 2013

Movie Review: The Conjuring (2013)

Salam.

Halo! Berjumpa kembali dengan saya, hehe. Sambil menunggu waktu berbuka puasa, disini saya ingin menuliskan review atau ulasan lagi! Kali ini saya akan menuliskan ulasan film horor thiller yang sedang booming di box office 2013 yang beberapa hari yang lalu saya tonton.

The Conjuring


  • Judul : The Conjuring
  • Genre : Horor, Thiller
  • Pemain : Patrick Wilson (Ed Warren), Vera Farmiga (Lorraine Warren), Ron Livingston (Roger Perron), Lili Taylor (Carolyn Perron)
  • Rilis : 19 Juli 2013
  • Sutradara : James Wan
  • Bahasa : Inggris
Film arahan James Wan (terkenal setelah meyutradarai film Insidious daan Saw) masih bergenre horor thiller. Berkisah tentang rumah hantu di suatu pedesaan pertanian yang cukup terpencil dari kota. Rumah hantu menjadi teror menakutkan keluarga Perrons. Film ini bersetting waktu tahun 1970-an di Rhode Island.