Pos

Menampilkan postingan dari April, 2014

Couple Trip!

Gambar
Assalamu'alaikum!

Hihi selamat malam, visitors! Kebetulan malam ini saya free, walaupun ngga benar-benar free tapi paling tidak saya punya waktu senggang, so, saya sempatkan nulis di blog.
Lama banget ya ngga nulis tentang daily life gitu? Hehe oke oke kali ini saya bakalan nulis daily life. Simple sih, tapi yahh.. Simak sendiri aja deh. :D

Well, tanggal 12 April kemarin saya bersama sang kekasih pergi jalan-jalan menuju gunung! Tabak gunung apa yang ada di sekitar Bandung? Yap! Gunung Tangkuban Perahu. Kami berwisata kesana berdua. Bermodalkan sepeda motor yang dimilikinya, kami berangkat menuju gunung tangkuban perahu. :3
Perjalanan dari asramaku (deket lapangan Gasibu) sekitar pukul 2 siang. Waktu berangkat sih cuaca cerah, ya walaupun ga cerah-cerah banget. Tapi pas sampe di sekitar jalan Cipaganti mulai gerimis.
Gerimis tidak mengurungkan niat kami. Udah janji juga sih hehe.

Surat untuk Papa

Bandung, 09 April 2014

Dear Papa.
Bagaimana kabarmu, Pa? Semoga sehat selalu. Papa tahu, hari ini gadis kecilmu mendadak sakit kepala mengingat dirimu yang berada ratusan kilo meter dari tempatku saat ini. Membayangkan sedang apa kau di sana bersama kehidupan barumu yang kuharap membuatmu bahagia dan nyaman, senyaman bersama aku, Aa, dan Mama.
Tahun ini usiamu sudah 47 tahun, 'kan? Aku selalu berharap Papa diberikan kesehatan, sesibuk apapun Papa dengan pekerjaan. Jangan lupakan istirahat. Aku tahu, kau membanting tulang siang-malam hanya untuk semua kewajibanmu dapat kau penuhi. Ya, 'kan, Pa?
Aku mendadak mengingatmu malam ini bersama dengan seorang pria yang amat aku sayangi. Ingin rasanya bercerita tentang dirinya padamu, menceritakan betapa baiknya dia pada putrimu ini. Aku berharap, kau dapat bertemu dengan pria tsb suatu saat nanti. Dan malam ini mendadak pria tsb melemparku pada ingatan tentangmu, Pa. Beberapa memori menyenangkan bersamamu mendadak terputar kembali di otakku…

They Don't Know About Us

Gambar
Sudahkah kamu menutup telingamu, sayang? Tutuplah kedua telingamu dari perkataan mereka yang tidak tahu apa-apa tentang kita. Sama halnya aku, yang menutup telinga dari segala perkataan mereka.

Mereka tidak tahu, 'kan, kita pernah menangis bersama? Diapit senja kota kelahiranmu ini, kau menenggelamkanku dalam pelukanmu dan berharap segala gundahku segera berlalu kemudian berganti dengan senyum tawaku yang seperti biasa?

Mereka tidak tahu, 'kan, kita pernah saling berbeda pendapat dan dengan sekuat tenaga aku melawanmu dalam hal apapun dan kau bersikeras untuk memaksaku akan kehendakmu? Aku ingat sekali saat-saat itu, saat dimana aku ingin berteriak, "KAU TIDAK BOLEH JAUH DARIKU!!" ditelingamu.


Mereka tidak tahu, 'kan, hal-hal apa saja yang pernah kita lakukan bersama; berteriak, berlari, tertawa, bertengkar dan sebagainya.
Mereka tidak tahu, 'kan, bagaimana kau memperlakukan aku dan aku memperlakukanmu. Mereka tidak tahu banyak hal indah dan buruk yang pern…