Pos

Menampilkan postingan dari Juli, 2015

[Cerpen] All You Had To Do Was Stay

Gambar
"Kamu tahu apa yang membuatku bertahan bersamamu?" Ucapku lirih seraya menghapus air mata yang terjun bebas membasahi pipi.
Pria di ujung telepon itu hanya menghela napas dan sesekali berkata "maaf" yang tiada henti-hentinya.
"Yang membuatku bertahan adalah kamu. Rasa percayaku yang begitu besar padamu. Kalau sudah begini, apa yang akan kamu lakukan?"
"Aku," suaranya bergetar tak tentu. Aku bisa merasakan kegelisahan yang coba ia sembunyikan dariku. "Aku hanya bisa minta maaf."
Rasanya ingin berteriak sekeras-kerasnya dan menutup telepon. Namun aku tidak sanggup, aku masih terlalu menyayanginya, aku masih menyayangi Harry.
Aku tahu hatiku seketika hancur saat melihat history chat di ponselnya dengan wanita lain yang bernama Amy. Aku tahu mereka telah saling bermesraan via pesan singkat itu. Entahlah aku tidak tahu apakah sikapku ini berlebihan atau wajar. Namun dapat kupastikan bahwa saat itu juga mataku langsung meleleh.
"Aku in…

[Cerpen] Cinta dan Rahasia

"Ne," suara laki-laki yang tidak asing lagi di telingaku; Rafa.
"Iya, Raf?" Hatiku mencelos saat menoleh ke arahnya. Wajahnya yang benar-benar meneduhkan itu mendadak membuat remuk hati secara bersamaan.
"Nggak bisa ya lo nolak scholarship itu? Vina sendirian deh kalo lo ga ada." Lelaki itu menyesap kopinya yang ia beli di kedai kopi. Ia menerawang jauh ke langit petang yang kian menggelap.
Aku hanya tertawa kecil. "Siapa yang bisa menolak kesempatan itu, Raf? Untuk berpikir menolaknya saja nggak kepikiran olehku."
"Ya tapi Vina gimana?"
Rafa terus saja meracau kemungkinan-kemungkinan Vina tidak memiliki teman lagi di kampus karena kehilanganku dan ia akan merindukanku.
"Denger deh, Raf," kali ini aku benar-benar menatap kedua bola matanya yang berwarna cokelat gelap. Bisa kulihat disana ada sisi kesedihan tersembunyi. "Vina bakal baik-baik aja, lo juga bisa kan jagain Vina. Titip dia ya, dia sahabat baik banget dari ja…