Pages

Jumat, 23 September 2016

Rindu.

Dalam hidup, banyak hal-hal yang kamu rasakan namun tak dapat kamu jelaskan. Hal-hal tersebut dapat berupa aja saja. Hal-hal tersebut selalu kamu rasakan dan meledak-ledak dalam dadamu.
Rasanya seperti lava panas dari gunung berapi yang siap meledak kapan saja dia mau. Sama seperti perasaan itu. Perasaan kosong yang hampa dan gelap sunyi yang meledak-ledak dalam dadamu. Rasa itu mampu membuat hatimu meringis kesakitan.

***

Aku ingin setiap hari merasakan perasaan yang dulu kamu buat; bahagia melihat kau dibalik pintu kamarku di pagi hari dengan senyuman dan aroma tubuhmu, bukannya melihat dirimu kini setiap pagi dengan wajah kelelahan dan kurang tidur yang coba kamu tahan berhari-hari.
Ada perasaan kosong dalam dada yang coba kusembunyikan beberapa waktu belakangan ini. Perasaan kosong hampa yang melelahkan untuk kurasakan sendirian dan kusembunyikan. Perasaan yang tak ingin kubagi dengan siapapun karena terlalu rapuh untuk berbagi, termasuk denganmu.
Kamu selalu menjadi alasan untukku tersenyum dan tertawa setiap harinya, dan kamu selalu menjadi alasan untukku merasakan perasaan kosong yang rindu akan hadirnya kamu.
.
.
.
.
.
.
Cirebon, 23/09/2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar